Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ini Titik Lemah Armada Kapal Induk China, Bisa Dimanfaatkan AS dan Sekutunya

Laporan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mengungkapkan bahwa armada kapal induk China berkembang pesat namun rentan terhadap serangan kapal selam. Kesenjangan utama terletak pada kemampuan deteksi dan pelacakan bawah laut PLA-N yang masih tertinggal dari Angkatan Laut AS. Strategi "cost-imposition" yang dapat diterapkan meliputi penggunaan jaringan serangan darat, serangan udara jarak jauh berbasis satelit, siber, elektromagnetik, serta kawanan drone. Elemen kritis yaitu penyergapan kapal selam, di mana PLA-N paling lemah. Geografi Pasifik barat memperkuat kerentanan, memaksa kapal selam AS dan sekutu mengancam kelompok kapal induk china saat melewati rantai pulau pertama dari Jepang hingga Borneo. Christopher Sharman menyebut kerentanan bawah laut tetap signifikan meskipun PLA-N telah berinvestasi besar-besaran dalam kemampuan operasi lingkungan bawah laut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait