AS Tuding Puluhan Negara Bantu China Menghindari Tarif Trump
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2365459/original/093580700_1541506163-040291100_1537702786-download_2.jpg)
Gedung Putih mengungkapkan bahwa lebih dari 40 negara telah membantu China menghindari tarif impor AS dengan mengalihkan ekspor melalui negara-negara yang dikenai bea masuk lebih rendah. Negara-negara yang disebut antara lain Kanada, India, Meksiko, Jepang, dan Korea Selatan. Praktik ini disebut menyebabkan kerugian bagi pemerintah AS hingga puluhan miliar dolar serta merugikan lapangan pekerjaan warga Amerika. Laporan ini muncul menjelang pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping di Washington pada September mendatang. Berdasarkan perkiraan pemerintah dan sektor swasta, barang senilai antara US$ 30 miliar hingga US$ 300 miliar telah dialihkan melalui praktik transshipment, yaitu pengiriman barang melalui negara ketiga untuk menyembunyikan asal aslinya. AS juga menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi upaya-upaya penghindaran tarif ini. China menolak tuduhan ini dan menyatakan bahwa perang dagang tidak memiliki pemenang, sekaligus menegaskan penolakan terhadap kebijakan tarif AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 11.38
Ini Titik Lemah Armada Kapal Induk China, Bisa Dimanfaatkan AS dan Sekutunya
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 18.05
Ekspor RI ke AS Diam-Diam Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2026
Berita terkait
AS Sebut China Komitmen Impor 10 Juta Ton Batu Bara untuk 2027 dan 2028
kumparan · 26 September 2026 pukul 15.15
AS Tiba-Tiba Beri Pesan Penting ke Negara G20, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 21.20
AS Ajak Negara G20 'Keroyokan' Lawan Banjir Produk China
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.08
China dan AS Sepakati Pemangkasan Tarif Rp 537 Triliun
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 21.30