Inovasi Diakui Dunia, Pertamina Raih Outstanding SDG Innovator 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina (Persero) meraih penghargaan Outstanding SDG Innovator 2026 dalam ajang SDG Innovation Accelerator for Young Professionals yang diselenggarakan oleh United Nations Global Compact (UNGC). Penghargaan ini diberikan untuk inovasi "Bioenergy Lestari: Unlocking The Integrated Sustainable Energy Solution", sebuah konsep yang mengelola kawasan perhutanan sosial menjadi ekosistem produktif untuk menghasilkan energi terbarukan.
Inovasi Bioenergy Lestari mengintegrasikan konservasi hutan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan rantai nilai energi terbarukan tanpa membuka lahan baru atau mengganggu ketahanan pangan. Salah satu langkah awalnya adalah pilot project budidaya sweet sorghum sebagai alternatif bahan baku bioetanol, yang dilakukan bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) di Jawa Tengah. Program ini mendukung ketahanan energi nasional dan menciptakan peluang bisnis berkelanjutan melalui ekonomi sirkular.
Bioenergy Lestari diharapkan menjadi model pengembangan bioenergi masa depan yang memperkuat diversifikasi bahan baku, implementasi bauran energi terbarukan, serta bisnis rendah karbon berbasis potensi lokal untuk mendukung transisi energi Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 20.44
Bioenergy Lestari Diakui Dunia, Pertamina Raih Outstanding SDG Innovator
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 15.07
Dukung Pembelajaran Siswa SMPN di Bengkalis, Pertamina NRE Pasang PLTS 2,2 kWp
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 11.33
Bioenergy Lestari Diakui Dunia, Pertamina Raih Penghargaan Outstanding SDG Innovator 2026
Berita terkait
Distribusi Biodiesel Indonesia Hadapi Tantangan, Konektivitas Maritim Jadi Kunci
JawaPos · 28 September 2026 pukul 23.46
Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 20.41
Pertamina Energi Terbarukan Dorong Produktivitas Petani di Lereng Bandung
kumparan · 24 September 2026 pukul 12.31
Energi Terbarukan Pertamina Dorong Produktivitas Petani di Lereng Bandung
kumparan · 24 September 2026 pukul 12.31