Intelektual NU: Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KH Ahmad Baso menyoroti kepemimpinan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU. Menurutnya, sejak dilantik, Kiai Miftach diharapkan fokus pada pembinaan dan pengembangan jam’iyah demi perbaikan kehidupan kemasyarakatan NU. Namun, dalam lima tahun terakhir, program organisasi justru lebih banyak berorientasi ke atas dan sibuk membangun akses, termasuk terkait isu tambang. Akibatnya, program untuk jamaah nyaris tidak terwujud. Ahmad Baso menilai pembinaan dan pengembangan organisasi berada pada kondisi sangat memprihatinkan, bahkan disebutnya sebagai “pembinaan nol besar, pengembangan juga nol besar.”
Bagikan
Berita terkait
Tambang Dianggap Hanya Jalan Pintas, Forbes NU Desak Konsensi yang Diterima PBNU Dimoratorium
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 23.32
HUT RI ke-81, PTFI Usung "Dari Timur Indonesia, Kita Bangkit Bersama"
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.32
Megawati Soroti Tambang yang Dikeruk untuk Kepentingan Pribadi
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.47
43 Napi Rutan Salemba Dapat Remisi Bebas Saat Peringatan HUT RI
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 12.51