Tambang Dianggap Hanya Jalan Pintas, Forbes NU Desak Konsensi yang Diterima PBNU Dimoratorium
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Forbes NU mendesak agar konsensi tambang yang diterima oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dilakukan moratorium atau penghentian sementara. Mereka menilai bahwa kegiatan penambangan hanya merupakan jalan pintas yang tidak berkelanjutan dan berpotensi merusak lingkungan serta menimbulkan masalah sosial. Desakan ini disampaikan dalam pertemuan Rembug Warga NU Jabodetabek yang berlangsung di Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat. Moratorium diharapkan memberikan waktu untuk evaluasi lebih lanjut terhadap dampak konsesi tersebut sebelum keputusan akhir diambil, guna memastikan pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab dan berkeadilan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 17.15
Ketum PBNU Jangan Dipilih Langsung, AHWA Dinilai Lebih Sesuai Tradisi NU
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 21.20
PBNU Dinilai Gagal Wujudkan ‘Merawat Jagad, Membangun Peradaban’ Gara-gara Konsesi Tambang
Berita terkait
PBNU Dinakhodai Mantan Pelaut, Momentum NU untuk Dorong Sektor Maritim Indonesia
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 19.04
Pascamuktamar ke-35 NU, PCNU Tangsel Dorong PBNU Padukan Kekuatan Ulama dan Teknokrat
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 06.03
NU Era Baru Diharap Tak jadi Bagian Orbit Kekuasaan
VOI · 6 September 2026 pukul 15.09
Gus Kikin Tegaskan NU Dukung Program Pemerintah
kumparan · 5 September 2026 pukul 15.16