Parameter Politik Indonesia: Mayoritas Publik Tidak Setuju NU Kelola Tambang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lembaga survei Parameter Politik Indonesia merilis hasil survei terkait sikap publik terhadap keikutsertaan Nahdlatul Ulama (NU) dalam mengelola tambang. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas responden sebesar 54,4% tidak setuju atau sangat tidak setuju NU mengelola tambang. Sebanyak 24% responden setuju atau sangat setuju, sementara 21,6% tidak memberikan jawaban. Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi, 116 kabupaten/kota, 120 kecamatan, dan 120 desa/kelurahan. Metode penarikan sampel menggunakan pendekatan multistage random sampling. Pelaksanaan survei berlangsung dari 20 Juli hingga 3 Agustus 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 19.18
Tantangan NU Masa Depan, Gus Yahya: Identitas, Konsolidasi hingga Peran Global
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 18.10
Pemilik Hak Ulayat Mengaku Keberatan Rencana Survei di Desa Nifasi
Berita terkait
Parameter Politik Indonesia: Mayoritas Publik Setuju NU Jauhi Politik Praktis
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 22.59
Survei PPI: Mayoritas Warga NU Ingin Organisasi Fokus Urusan Agama dan Umat
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.44
Tambang Dianggap Hanya Jalan Pintas, Forbes NU Desak Konsensi yang Diterima PBNU Dimoratorium
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 23.32
Intelektual NU: Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.24