Intip Proyeksi IHSG Pekan Ini usai Ambles 3% dengan Outflow Asing Rp3,5 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih menghadapi tekanan volatilitas pada pekan perdagangan 28 September hingga 2 Oktober 2026. Beberapa faktor mendukung proyeksi ini, antara lain kenaikan suku bunga bank sentral utama dunia, lonjakan harga energi akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah, dan bayang-bayang pelemahan nilai tukar rupiah. Pada minggu sebelumnya, IHSG ditutup melemah sebesar 3,09% ke level 6.241, sementara investor asing melakukan aksi jual bersih (net outflow) sebesar Rp3,5 triliun di pasar reguler.
Menurut David Kurniawan, equity analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), sentimen global yang mendukung kebijakan higher-for-longer kembali menguat setelah The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi kisaran 3,75-4,0%, diikuti oleh pengetatan kebijakan moneter oleh ECB dan Bank of Japan (BOJ) hingga level 1,25%. Kenaikan yield US Treasury tenor panjang mendorong realokasi dana dari pasar berkembang kembali ke aset AS, sekaligus menekan likuiditas di pasar modal domestik.
Konflik geopolitik juga memicu ketidakstabilan pada komoditas energi. Serangan Houthi terhadap East-West Pipeline milik Saudi Aramco sempat mendorong harga minyak mentah Brent melampaui USD100 per barel dan WTI naik 12,38% MoM ke USD92,41 per barel. Meski harga minyak mulai termoderasi pada akhir September mendiang, hasil perundingan antara AS dan Iran mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz secara bertahap akan menjadi faktor penentu utama arah harga energi dan ekspektasi inflasi global di bulan Oktober.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.06
Harga Batas Minimum Saham Dihapus, IHSG Dibuka Turun ke Level 6.209
Detik.com · 28 September 2026 pukul 09.21
Harga Terendah Saham Rp 1 Mulai Berlaku, IHSG Langsung Merah
kumparan · 28 September 2026 pukul 09.07
IHSG Dibuka Melemah 0,52%, Rupiah Anjlok ke Level Rp 17.986 per USD
kumparan · 28 September 2026 pukul 07.10
IHSG Diproyeksi Menguat ke 6.334, Investor Pantau Penerapan Harga Saham Rp 1
Berita terkait
IHSG Melemah ke 6.670 Akibat Kenaikan Harga Minyak Global dan Tensi Geopolitik
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 12.02
IHSG Dibuka Menguat 0,22% Tembus Level Psikologis 6.700
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 09.05
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,29% ke Level 6.383
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.04
Emas Freeport Masuk ke HRTA, BYAN Mulai Produksi Lagi
Detik.com · 25 September 2026 pukul 08.23