Iran Akan Tetapkan Zona Terlarang di Dekat Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran mengumumkan rencana penetapan zona terlarang di perairan dekat Selat Hormuz dalam beberapa hari ke depan, disampaikan Sekretaris Dewan Keamasan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaei. Zona tersebut akan mencakup wilayah dari garis blokade Angkatan Laut AS hingga Teluk Persia, dan setiap kapal yang masuk akan dikenai sanksi oleh Iran. Iran juga akan menerbitkan peta koridor pelayaran baru yang dikendalikan Tehran di perairan Iran dan Oman. Langkah ini muncul di tengah eskalasi konflik terbaru antara Iran dan AS yang menyebabkan kenaikan harga minyak, dengan harga Brent naik 0,8 persen hingga US$97 per barel. Kenaikan ketegangan ini bertepatan dengan rencana serangan AS pada Sabtu (5/9) terhadap tiga kapal tanker Iran, yang ditanggapi Iran dengan serangan balasan termasuk penargetan drone dan kapal AS. Konflik ini masih belum berhasil diselesaikan melalui diplomasi meskipun telah berlangsung enam bulan setelah serangan gabungan AS dan Israel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 15.19
Iran Akan Deklarasikan Zona Terlarang Baru di Luar Selat Hormuz
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.20
AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi
VOI · 7 September 2026 pukul 14.00
Iran akan Mengumumkan Zona Maritim Terbatas di Luar Selat Hormuz
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 13.49
Iran Ancam Korea Selatan Jika Gabung Pasukan AS di Selat Hormuz
Berita terkait
Harga Minyak Hari Ini Melambung Usai Ketegangan AS-Iran Meningkat
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 07.59
Harga Minyak Turun 4 Hari Beruntun, Pasar Tunggu Hasil Diplomasi Iran
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 10.14
Harga Minyak Dunia Anjlok 2 Persen ke US$86,80 per Barel
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 10.18
Harga Minyak Turun ke US$93 Jelang Pengumuman Sanksi Baru AS ke Iran
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 10.08