Iran Akan Deklarasikan Zona Terlarang Baru di Luar Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran mengumumkan rencana untuk menetapkan zona larang baru di luar Selat Hormuz dalam beberapa hari mendatang. Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, sekretaris Dewan Keamangan Nasional Tertinggi Iran, menyatakan bahwa kapal yang memasuki wilayah tersebut tanpa koordinasi dengan Teheran akan dikenai sanksi, termasuk konsekuensi terkait asuransi dan pelayaran. Zona larang ini akan dimulai dari garis blokade Angkatan Laut AS dan meluas ke sejumlah bagian Teluk Persia, termasuk wilayah pelabuhan pemuatan. Rezaei menegaskan bahwa Selat Hormuz sepenuhnya berada di bawah kendali militer Iran dan menolak klaim Presiden AS Donald Trump bahwa jalur strategis ini tetap terbuka, menyebutnya sebagai 'kebohongan besar'. Sebelum penutupan, lebih dari 100 kapal dengan total kargo melebihi 100 juta ton melewati selat setiap hari. Saat ini, hanya tujuh hingga delapan kapal yang melakukan transit untuk kebutuhan penting Iran. Rezaei juga menyatakan bahwa Iran belum memutuskan untuk menenggelamkan kapal-kapal yang dicurigati sebagai penyelundup karena mengandung minyak dan berpotensi menyebabkan kerusakan lingkungan. Iran akan menandatangani memorandum mengenai koridor baru di Selat Hormuz dalam beberapa hari, dengan penuhnya kontrol Iran atas masuk dan keluar kapal. Teheran menolak membuka kembali jalur tersebut kecuali Washington menghentikan ancaman dan memulihkan kepercayaan Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 September 2026 pukul 16.49
Iran Akan Tetapkan Zona Terlarang di Dekat Selat Hormuz
Detik.com · 7 September 2026 pukul 14.32
Iran Siap Beri Balasan yang 'Lebih Menyakitkan' Jika AS Terus Menyerang
VOI · 7 September 2026 pukul 14.00
Iran akan Mengumumkan Zona Maritim Terbatas di Luar Selat Hormuz
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 13.49
Iran Ancam Korea Selatan Jika Gabung Pasukan AS di Selat Hormuz
Berita terkait
Iran-Oman Sepakati Jalur Transit Bersama di Selat Hormuz akan Memiliki Lebar 7 Mil
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 14.00
80% Kapal Pilih Jalur Oman, Apakah Iran Sudah Kehilangan Kendali di Selat Hormuz?
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 03.30
Iran Janjikan Rp500 Juta bagi Warga yang Tangkap Tentara AS
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.47
Iran Setujui Rencana Aksi Strategis untuk Selat Hormuz, Larang Semua Kapal Musuh Melintas
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 16.27