Iran akan Mengumumkan Zona Maritim Terbatas di Luar Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran akan mengumumkan zona maritim terbatas di luar Selat Hormuz dengan ancaman sanksi bagi kapal yang memasuki wilayah tersebut. Zona ini ditentukan dari garis blokade Angkatan Laut AS hingga wilayah Teluk, sekaligus menandatangani perjanjian dengan Oman mengenai koridor baru yang dikendalikan Iran. Presiden AS Donald Trump disebut menyatakan Selat Hormuz tetap terbuka, namun Iran menolak klaim tersebut. Saat ini, lebih dari 100 juta ton kargo harian melintasi Selat Hormuz, namun hanya tujuh atau delapan kapal yang mengangkut kebutuhan pokok Iran. Ketegangan regional semakin meningkat sejak serangan AS-Israel terhadap Iran pada Februari 2024, sementara nota kesepahaman yang ditandatangani di Juni 2024 belum sepenuhnya terwujud.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 September 2026 pukul 14.32
Iran Siap Beri Balasan yang 'Lebih Menyakitkan' Jika AS Terus Menyerang
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 11.35
Iran Klaim Serang Kapal Nirawak Angkatan Laut AS, CENTCOM: Kebohongan Total!
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 08.34
Perang Makin Sengit, Iran Serang Kapal Nirawak Angkatan Laut AS
Detik.com · 5 September 2026 pukul 14.54
Rentetan Ledakan Guncang Pulau Kharg Iran, Apa yang Terjadi?
Berita terkait
Kesepakatan Koridor Baru di Selat Hormuz Diperkirakan akan Segera Ditandatangani
VOI · 7 September 2026 pukul 06.00
Peru Putus Hubungan dengan Iran, Sorot Gangguan di Selat Hormuz
Detik.com · 2 September 2026 pukul 14.00
US CENTCOM Klaim Rampungkan Serangan Terhadap Radar hingga Penebar Ranjau IRGC Iran
VOI · 2 September 2026 pukul 09.30
AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Tembus 90 Dolar AS
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 17.10