Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Iran akan Mengumumkan Zona Maritim Terbatas di Luar Selat Hormuz

Iran akan mengumumkan zona maritim terbatas di luar Selat Hormuz dengan ancaman sanksi bagi kapal yang memasuki wilayah tersebut. Zona ini ditentukan dari garis blokade Angkatan Laut AS hingga wilayah Teluk, sekaligus menandatangani perjanjian dengan Oman mengenai koridor baru yang dikendalikan Iran. Presiden AS Donald Trump disebut menyatakan Selat Hormuz tetap terbuka, namun Iran menolak klaim tersebut. Saat ini, lebih dari 100 juta ton kargo harian melintasi Selat Hormuz, namun hanya tujuh atau delapan kapal yang mengangkut kebutuhan pokok Iran. Ketegangan regional semakin meningkat sejak serangan AS-Israel terhadap Iran pada Februari 2024, sementara nota kesepahaman yang ditandatangani di Juni 2024 belum sepenuhnya terwujud.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait