Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran dan Oman Lanjutkan Perundingan Selat Hormuz

Pemerintah Iran dan Oman memperkuat komitmen mereka untuk melanjutkan perundingan strategis mengenai keamanan Selat Hormuz. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas jalur pelayaran vital dunia meskipun situasi regional memanas akibat ketegangan antara Teheran dan Washington. Juru bicara Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan dialog berjalan intensif dengan fokus pada mekanisme keamanan navigasi.

Situasi memburuk setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan gencatan senjata dengan Iran pada 8 Juli 2026. Komando Pusat AS melancarkan serangan terhadap posisi Iran, yang kemudian memicu serangan balasan militer dari Teheran. Meskipun Iran dan Oman telah sepakati peta rute pelayaran, pembukaan jalur komersial masih menunggu persetujuan syarat tertentu dari AS, seperti pencabutan sanksi dan kompensasi perang.

Ketegangan ini berdampak signifikan pada ekonomi global. Harga emas diprediksi melonjak hingga US$5.000 per troy ons, sementara harga minyak mentah WTI berpotensi melampaui US$90 per barel. Iran juga membahas RUU yang membatasi pelayaran kapal AS dan Israel, menambah kekhawatiran pasar energi dunia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait