Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Eksekusi Mati Pria yang Dianggap Dukung Israel dan AS

Otoritas kehakiman Iran mengeksekusi mati Shahram Sadeghi pada Minggu (16/8/2026). Ia dinyatakan bersalah karena menabrak tujuh petugas polisi dengan mobil saat protes anti-pemerintah di Karaj pada 8 Januari 2026. Pemerintah Iran menuduh Sadeghi melakukan tindakan operasional untuk mendukung rezim Zionis dan Amerika Serikat.

Peristiwa ini merupakan bagian dari demonstrasi luas yang dipicu tingginya biaya hidup sejak Desember 2025. Iran melaporkan lebih dari 3.000 kematian akibat aksi tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan teroris dalangan AS dan Israel, meski kelompok HAM mengklaim aparat keamanan yang melepaskan tembakan. Angka eksekusi di Iran dilaporkan meningkat sejak pecahnya perang Timur Tengah pada Februari.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait