Tak Bisa Mundur dari Perang Iran, Pakar Militer Sebut Trump Akan Cari Kambing Hitam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Alan Eyre, mantan diplomat senior AS, mengungkapkan bahwa Trump terjebak dalam situasi mustahil terkait perang melawan Iran. Trump tidak bisa meningkatkan atau menurunkan eskalasi karena khawatir Iran akan membalas serangan terhadap infrastruktur energi di Teluk. Negosiasi dengan Iran bukan seperti urusan bisnis; Trump tidak dapat sekadar menyatakan bangkrut dan beralih karena hal itu tidak akan menyelesaikan masalah selat, meskipun ia ingin mundur. Iran tidak percaya pada kesepakatan dengan Trump karena pengalaman sebelumnya. Mereka menuntut uang di muka, likuidasi aset yang dibekukan, dan keuntungan finansial dari lalu lintas di Teluk sekarang juga. Iran meragukan bahwa pemerintah AS akan mencabut sanksi atau mematuhi kesepakatan jangka panjang, mirip dengan situasi di Gaza yang tidak berlanjut. Kondisi ini menunjukkan kebuntuan diplomatik di mana kedua belah pihak memiliki keterbatasan pilihan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 08.00
Presiden Trump Mengatakan Iran Harus Menyerah untuk Mengakhiri Perang
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 07.10
Trump 'Selingkuhi' Korsel Demi Kim Jong Un, Beri Pesan Menohok Ini
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 06.10
Trump Emosi, Ancam Bom Negara Arab Kaya Ini Gegara Selat Hormuz-Iran
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 05.45
Trump Puji Pakta Pertahanan Makkah, Sebut Arab Saudi-Turki-Pakistan Makin Kuat
Berita terkait
Trump Telpon Pangeran MBS sebelum Batalkan Serangan ke Iran
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 18.45
Trump Umumkan AS dan Israel Batal Serang Iran Besar-besaran, Ini Alasannya
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 10.52
Ancaman Trump dan Masa Depan Diplomasi Iran
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 11.34
Netanyahu Bantah Dikte Trump soal Iran
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 14.25