Harga Minyak Kembali Naik, Harapan Damai AS-Iran Memudar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia kembali naik pada Selasa (18/8/2026) hingga level tertinggi sejak akhir Juli, dengan harga minyak Brent mencapai US$91,14 per barel dan West Texas Intermediate (WTI) sebesar US$85,04 per barel. Kenaikan ini terjadi setelah Iran mengumumkan akan mengadopsi sikap militer ofensif penuh menyusul gagalnya upaya diplomatik untuk memperpanjang gencatan senjata dengan Amerika Serikat (AS). AS juga menolak memperpanjang gencatan senjata sementara, meningkatkan risiko gangguan pasokan energi global, terutama di kawasan Timur Tengah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.57
Pentagon Pertimbangkan Kurangi Pasukan di Timur Tengah
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 08.45
Harga Minyak Dunia Bergerak Bervariasi, Ketegangan Iran-AS Bayangi Pasar Minyak
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 06.10
Ini Alasan Iran Bikin Sayembara Bunuh Tentara AS Dapat Rp534 Juta dan Rp1 Miliar bagi Kontestan Perempuan
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 07.00
Presiden Trump Umumkan Operasi Ekonomi Terhadap Iran
Berita terkait
AS Sita Minyak Iran Senilai Rp10 Triliun, Hukum Kuno Rampasan Perang Disorot
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 08.54
Mojtaba Bilang AS Akan Hengkang dari Timur Tengah usai Terima Pukulan Menyakitkan
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 10.39
Harga Minyak Dunia Melesat 1,27% usai Trump Tolak Proposal Damai Iran
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.56
Harga Minyak Naik Lebih dari 1%, Trump Tolak Proposal Iran Soal Selat Hormuz
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 08.00