Jakarta · Minggu, 23 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Eksekusi Mati Pria yang Dianggap Mata-mata Israel dan AS

Iran mengeksekusi Majid Adineh yang dihukum karena tindak pidana terkait demonstrasi protes akhir tahun lalu. Adineh ditangkap pada 9 Januari di provinsi Alborz dengan membawa senjata api, gas air mata, dan gergaji mesin. Pengadilan menyatakan ia bertindak sebagai agen asing dan terlibat dalam aksi merusak keamanan negara. Mahkamah Agung menolak bandingnya, eksekusi dilaksanakan Minggu pagi.

Protes yang awalnya dipicu kenaikan biaya hidup berkembang menjadi demonstrasi anti-pemerintah yang mencapai puncaknya pada 8 dan 9 Januari. Otoritas Iran melaporkan lebih dari 3.000 kematian akibat kerusuhan, mengaitkannya dengan tindakan teroris yang didalangi AS dan Israel. Sejumlah orang lain juga dihukum mati terkait protes ini.

Eksekusi ini terjadi setelah peningkatan jumlah eksekusi di Iran sejak konflik Timur Tengah dimulai pada 28 Februari akibat serangan AS-Israel.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait