Iran Klaim Hancurkan 3 Jet Tempur Siluman F-35 di Yordania, AS Bantah!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menghancurkan tiga jet tempur siluman F-35 milik Amerika Serikat dalam serangan rudal balistik ke Pangkalan Udara Al-Azraq di Yordania pada Jumat (31/7/2026). Serangan ini disebut sebagai pembalasan atas gelombang serangan AS terhadap dua rumah di Pulau Qeshm, Iran. IRGC juga mengklaim kerusakan pada tiga jet lain dan korban jiwa di antara personel militer AS di pangkalan tersebut.
Namun, Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) membantah keras klaim tersebut, menyatakan bahwa tidak ada pesawat AS yang hancur atau rusak, dan semua ancaman berhasil dicegat atau gagal mencapai sasaran. Militer Yordania dalam pernyataan terpisah mengumumkan bahwa sistem pertahanan udaranya telah menembak jatuh lima rudal yang terdeteksi diluncurkan dari Iran, insiden serupa yang terjadi selama empat hari berturut-turut.
Perkembangan ini terjadi dalam konteks ketegangan yang meningkat antara AS dan Iran di Timur Tengah, dengan CENTCOM sebelumnya mengumumkan serangan terhadap Iran sebagai respons terhadap upaya serangan Teheran terhadap pasukan AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 10.22
China Sangkal Bakal Kirim 400 Peluncur Rudal ke Iran untuk Melawan AS
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 08.55
Balas Serangan Amerika, Iran Klaim Hancurkan 3 Jet F-35 di Yordania
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 06.58
Ini Respons AS usai Iran Klaim Rudalnya Hancurkan 3 Jet Tempur Siluman F-35 Amerika di Yordania
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 18.41
Tak Berdaya Lawan Manuver Trump, Iran Malah Ancam Negara Pro-Amerika
Berita terkait
Iran Ancam Lancarkan Serangan di Selat Hormuz Jika Negosiasi AS Gagal!
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.09
Gencatan Senjata Berakhir, Iran Isyaratkan Siap Hadapi Invasi Darat AS
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 10.57
Sekjen PBB Guterres desak Iran-AS kembali ke meja perundingan
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 08.38
Presiden Trump Mengatakan Iran Harus Menyerah untuk Mengakhiri Perang
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 08.00