Iran Klaim Ranjau Laut Baru Telah Ditebar di Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran mengklaim telah menebar ranjau laut baru di Selat Hormuz setelah AS melancarkan serangan terbaru. Operasi ini terjadi di perairan selatan Selat Hormuz, jalur kritis bagi pasokan minyak dunia. Selat Hormuz sebagian diblokade Iran sejak Februari 2026. Pada 30 Agustus, AS menyerang peluncur roket Iran di Pulau Larak untuk mencegah penebaran ranjau. Presiden Trump menyatakan AS telah membersihkan selat tersebut dengan kebijakan nol toleransi terhadap ranjau baru. Iran menolak klaim AS soal kendali penuh atas selat tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 07.32
Iran Ancam AS dengan Strategi Perang Baru: 'Anda Tak Akan Lolos dari Dasar Neraka!'
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 21.35
AS dapat Serangan Bertubi, Trump Provokasi Rakyat Iran untuk Kudeta
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 17.09
AS Bombardir 2 Kapal Tanker Iran, Trump Disebut Setujui Kebijakan ‘Tanker for Tanker'
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 16.42
Iran Ejek Militer AS sebagai ‘Tentara Hollywood’: Klaim Kekuatan Amerika dan Israel Terbongkar
Berita terkait
Iran Bersumpah akan Lawan Tekanan Ekonomi AS
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 21.38
Iran Ancam Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.28
Iran Bantah Klaim Trump: Selat Hormuz di Bawah Kendali Penuh Kami!
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 20.41
Iran Cemooh Usulan Trump Ganti Nama Selat Hormuz Jadi 'Selat Trump'
Detik.com · 3 September 2026 pukul 17.39