Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Bersumpah akan Lawan Tekanan Ekonomi AS

Pemerintah Iran menegaskan akan melawan tekanan ekonomi dari AS dengan segala cara, termasuk sanksi yang diumumkan Presiden Donald Trump pada 20 Agustus. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan bahwa Teheran telah menyiapkan langkah-langkah untuk menghadapi skenario ini dan memperingatkan negara-negara yang mendukung aksi AS akan menghadapi konsekuensi. Sanksi baru AS dianggap melanggar Piagam PBB dan merupakan bentuk penegasan kedaulatan ekstra-teritorial yang ilegal. Konflik Iran-AS masih belum terselesaikan meski kedua belah pihak tidak bertempur secara langsung, dengan AS mengandalkan tekanan ekonomi. Pada Februari, serangan silang antara Iran dan AS terjadi, diikuti dengan penandatanganan MoU untuk mengakhiri permusuhan pada Juni, namun konflik kembali fluktuasi. Iran dan Oman sedang merundingkan mekanisme keamanan Selat Hormuz untuk menjamin navigasi, meski pembukaan jalur komersial masih menunggu syarat terhadap AS. Iran menegaskan tidak ada kesepakatan gencatan senjata dengan AS meski serangan mereda, dan memprioritaskan pengakuan atas kendali Selat Hormuz.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait