Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Bantah Klaim Trump: Selat Hormuz di Bawah Kendali Penuh Kami!

Iran membantah klaim Presiden AS Donald Trump bahwa Amerika Serikat menguasai penuh Selat Hormuz. Pada 13 Agustus 2026, juru bicara komando militer pusat Iran, Ebrahim Zolfaghari, menyebut pernyataan Trump sehari sebelumnya di Truth Social sebagai kebohongan dan rekayasa. Trump mengklaim AS memiliki kendali penuh atas selat tersebut serta menyebut blokade angkatan lautnya sebagai 'DINDING BAJA' yang tak bisa dilawan Iran. Sebaliknya, militer Iran menegaskan melalui televisi pemerintah bahwa selat itu berada di bawah kendali penuh Republik Islam Iran, dan tidak ada kapal komersial atau tanker yang bisa lewat dengan aman tanpa izin mereka.

Saat ini, Selat Hormuz masih ditutup karena belum ada kesepakatan mengakhiri perang AS-Iran. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di platform X menilai AS melakukan kesalahan perhitungan intelijen terkait jalur air tersebut. Iran dan Oman telah membicarakan rute baru di selat itu, namun negosiasi belum rampung. Teheran menegaskan rute baru tidak akan membuka pelayaran kecuali AS memenuhi tuntutan Iran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait