Iran Klaim Sepakat dengan Oman Kelola Bersama Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran dan Oman telah menyepakati rute bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz, dengan kesepakatan ini sedang dalam proses finalisasi untuk pengelolaan bersama jalur pelayaran strategis tersebut. Kesepakatan ini diumumkan oleh jurubicara Iran, Esmaeil Baqaei, yang menyatakan bahwa koordinat geografis rute telah disetujati dan pernyataan bersama kedua negara sedang dalam peninjauan akhir. Namun, Baqaei juga menekankan bahwa kesepakatan ini tidak berarti selat menjadi aman bagi semua kapal, karena faktor-faktor seperti blokade angkatan laut AS dan tindakan agresif lainnya masih ada.
Sebelum perang pecah, Selat Hormuz menjadi jalur bagi sekitar seperlima ekspor minyak dan LNG dunia. Sejak Iran mengambil alih kendali de facto atas selat tersebut setelah serangan AS dan Israel pada 28 Februari 2026, harga komoditas energi telah berulang kali melonjak. Hal ini meningkatkan tekanan ekonomi dan politik pada Washington untuk mengakhiri konflik. Presiden AS Donald Trump telah berulang kali menyatakan keinginan untuk mencapai kesepakatan guna membuka kembali jalur pelayaran, tetapi Iran membantah dan memilih untuk membuat pengaturan dengan Oman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.25
Iran-Oman Capai Kesepakatan Soal Pelayaran Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 05.32
Deal! Ada Kesepakatan Baru soal Selat Hormuz, Iran Untung Besar?
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 13.49
Dilema Trump Melawan Iran: Terjebak dalam Perang Tanpa Jalan Keluar yang Jelas
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 05.39
AS Kehilangan Pegangan di Perang Iran, Trump Maju Kena-Mundur Kena
Berita terkait
Iran dan Oman Sepakati Peta Pergerakan Navigasi di Selat Hormuz, Perang Segera Berakhir?
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 15.18
Iran dan Oman Sepakati Peta Rute Pelayaran di Selat Hormuz
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 10.00
Jadi, Apakah Kapal Lewat Selat Hormuz Harus Bayar? Ini Update Barunya
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 20.50
Babak Baru Selat Hormuz, Negara Teluk Restui Iran Tarik Iuran Sukarela
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 07.53