Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Mau Buka Selat Hormuz, Ini Tuntutannya!

Iran menetapkan syarat-syarat untuk membuka kembali Selat Hormuz, yang telah diblokir sejak serangan AS dan Israel pada akhir Februari. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa pembukaan bergantung pada kompensasi atas kerusakan akibat perang dan pencabutan sanksi. Kepala keamanan Iran, Mohammad Bagher Zolghadr, menuntut penghentian agresi terhadap Iran dan sekutunya di Lebanon, Palestina, Yaman, dan Irak, serta pencairan aset yang dibekukan.

Sejak pemblokade Hormuz, lalu lintas kapal mengalami penurunan signifikan. Iran melaporkan telah menyerang 15 kapal milik ADNOC sejak dimulainya perang, termasuk tiga kapal pada minggu ini. Serangan ini mencakup penggunaan rudal dan proyektil, seperti yang dilaporkan oleh UKMTO terkait kapal yang mengalami kebakaran di perairan Oman. Uni Emirat Arab dan Oman mengutuk serangan tersebut.

Oman menyatakan bahwa negosiasi mengenai pengaturan navigasi di Selat Hormuz berjalan konstruktif, namun Iran menegaskan bahwa pembukaan selat tidak terkait dengan negosiasi dengan Oman. Kesepakatan sebelumnya antara Iran dan AS menyeatakan bahwa pengaturan masa depan Hormuz akan dilakukan melalui diskusi dengan negara-negara Teluk sesuai hukum internasional, yang umumnya melarang pengenaan biaya tol di jalur perairan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait