Iran Tak Akan Buka Selat Hormuz sampai AS Bayar Kompensasi Perang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Garda Revolusi Islam Iran menolak membuka kembali Selat Hormuz sampai AS memenuhi tuntutan berupa pencabutan blokade, pengakhiran perang, pencairan aset beku, dan kompensasi kerusakan. Blokade Iran telah menghambat jalur energi global, menyebabkan ketidakstabilan pasar. Presiden AS Donald Trump menyatakan bersikap tenang, menganggap negosiasi seperti permainan catur. Iran tetap menuntut kontrol penuh atas Selat Hormuz sebagai 'medan perang' dan melakukan negosiasi terpisah dengan Oman untuk mengatur pelayaran sementara. Namun, Iran menegaskan kesepahaman dengan Oman tidak otomatis membuka kembali selat tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 13.10
Tak Percaya Iran, Trump Tegaskan AS Kuasai Selat Hormuz
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.55
Iran Ajukan Syarat ke AS Soal Pembukaan Kembali Selat Hormuz
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 10.38
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tak akan Dibuka Lagi Tanpa Berakhirnya Perang di Gaza dan Lebanon
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 09.44
Trump Klaim AS Pegang Kendali Penuh atas Selat Hormuz
Berita terkait
Tegang! AS Tembakkan Rudal ke Kapal yang Coba Transit ke Iran
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 10.53
6 Syarat Ini Diminta Iran dari Trump untuk Buka Selat Hormuz
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 18.14
Tarik Ulur Selat Hormuz
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 06.21
Iran Tuntut AS Penuhi 5 Syarat Agar Selat Hormuz Dibuka Lagi
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 22.14