Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Tak Akan Buka Selat Hormuz sampai AS Bayar Kompensasi Perang

Garda Revolusi Islam Iran menolak membuka kembali Selat Hormuz sampai AS memenuhi tuntutan berupa pencabutan blokade, pengakhiran perang, pencairan aset beku, dan kompensasi kerusakan. Blokade Iran telah menghambat jalur energi global, menyebabkan ketidakstabilan pasar. Presiden AS Donald Trump menyatakan bersikap tenang, menganggap negosiasi seperti permainan catur. Iran tetap menuntut kontrol penuh atas Selat Hormuz sebagai 'medan perang' dan melakukan negosiasi terpisah dengan Oman untuk mengatur pelayaran sementara. Namun, Iran menegaskan kesepahaman dengan Oman tidak otomatis membuka kembali selat tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait