Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mampukah Iran Membalas Negara yang Ikut Perang Ekonomi AS?

Departemen Luar Negeri AS menyatakan telah mengambil langkah konkret untuk mengakhiri ancaman Iran dengan memutus sumber pendanaan Iran dan menerapkan sanksi baru. Presiden Trump menyebut seluruh ranjau telah dibersihkan dari perairan internasional di Selat Hormuz, sementara Iran mengancam akan membalas negara mana pun yang ikut dalam 'perang ekonomi' AS. Secara resmi, Iran menyatakan setiap negara yang memberlakukan pembatasan ekonomi akan dianggap sebagai musuh dan siap memberikan respons 'seismik'. Iran menyatakan respons akan dilakukan dalam tiga tahap: negosiasi pertama dengan negara yang bekerja sama dengan AS, serta ancaman menyerang kepentingan negara jika tidak menjauhi AS. Selat Hormuz, jalur strategis 1/5 ekspor minyak dunia, kini berada di bawah kendali Iran yang telah mengaktifkan blokade sebagai respons terhadap perang AS. Pakistan melaporkan kemajuan signifikan dalam mediasi pasca kunjungan Marsekal Asim Munir ke Teheran. Sanksi AS baru menyasar lima sektor ekonomi Iran: aset digital, teknologi, emas, penerbangan, dan pelayaran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait