Iran Pertimbangkan Keluar dari Non-Proliferasi Nuklir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Parlemen Iran Ali Nikzad menyatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan untuk mengeluarkan undang-undang yang mengatur keluarnya Iran dari Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT). Rancangan undang-undang tersebut sedang ditinjau secara mendesak dan diharapkan akan dibahas bersamaan dengan penerimaan dokumen resminya. Namun, parlemen juga akan menimbang dampak internasional yang mungkin timbul dari langkah ini. Pernyataan ini muncul setelah ketegangan yang meningkat terkait program nuklir Iran, yang baru-baru ini menjadi sorotan setelah pengumuman Organisasi Energi Atom internasional PBB. Sebelumnya, pada 13 September, anggota presidium parlemen Iran, Abbas Goudarzi, menyatakan bahwa keluarnya Iran dari NPT merupakan langkah yang mudah dan nyata untuk dilaksanakan.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa Teheran tidak memandang senjata nuklir sebagai bagian dari kebijakan keamanan dan secara tegas menolaknya. Pernyataannya disampaikan dari podium Majelis Umum PBB. Meskipun mendiang pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pernah mengeluarkan larangan keagamawi terkait senjata nuklir, puteranya Mojtaba Khamenei belum memberikan pernyataan atau larangan serupa mengenai isu ini.
Langkah yang dipertimbangkan oleh Iran ini diikuti dengan kekhawatiran yang semakin besar dari komunitas internasional mengenai kemajuan program nuklir Iran. Pengumuman terbaru dari Organisasi Energi Atom PBB minggu lalu semakin memicu spekulasi tentang kemungkinan eskalasi konflik di wilayah yang sensitif ini. Beberapa pihak khawatir bahwa keputusan Iran untuk keluar dari NPT dapat membuka peluang bagi negara lain untuk mengikuti jejaknya, sekaligus menimbulkan ketidakpastian yang lebih besar dalam diplomasi nuklir global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 September 2026 pukul 09.30
Presiden Iran Bantah Tuduhan soal Rencana Pembunuhan Trump
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 17.11
Iran Tampil sebagai Pemenang Perang di Sidang Umum PBB, Ini 5 Alasannya
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 12.27
Maskapai Iran Kena Sanksi AS tapi Presiden Pezeshkian Bisa Pulang dari PBB, Bagaimana Caranya?
Berita terkait
Pidato Pezeshkian Tampar IAEA: Israel yang Punya Bom Nuklir, tapi Iran yang Diawasi
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 13.53
Trump Hadapi 'Keputusan Besar' soal Iran: Kesepakatan atau Hancurkan
Detik.com · 23 September 2026 pukul 08.57
Akankah Iran Mundur dari Perjanjian Nonproliferasi Nuklir?
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 10.39
China Kritik AS di PBB, Minta Hormati Negara Teluk dan Berhenti Ancam Kuba
Detik.com · 27 September 2026 pukul 01.09