Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Sebut Prancis Cs Munafik: Setop Beri Ceramah soal HAM!

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengecam keras pernyataan Prancis dan 31 negara lain yang mengutuk penggunaan hukuman mati di Iran. Dalam unggahan di media sosial X, Araghchi menyebut kecaman tersebut sebagai 'kemunafikan' dan menyatakan bahwa negara-negara Barat tidak berhak memberi ceramah tentang hak asasi manusia karena mendukung kebijakan Israel dan AS yang menurutnya melakukan 'genosida' di Gaza.

Prancis bersama Uni Eropa dan sejumlah negara lain mengeluarkan pernyataan bersama yang menyerukan Iran untuk segera menghentikan eksekusi terhadap para demonstran dan pengunjuk rasa. Pernyataan tersebut juga meminta pembebasan semua orang yang ditahan secara sewenang-wenang, serta menegaskan bahwa penggunaan hukuman mati untuk menekan perbedaan pendapat tidak pernah dapat dibenarkan.

Awalnya, 26 negara menandatangani pernyataan ini, namun jumlahnya bertambah menjadi 32 negara setelah negara-negara lain bergabung. Di antar negara yang mendukung inisiatif ini adalah Australia, Selandia Baru, Jerman, Italia, dan Irlandia. Iran sebelumnya dikabarkan mengeksekusi sejumlah para aktivis dan demonstran dalam beberapa bulan terakhir.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait