Mengapa Israel Sangat Takut dengan Pakta Pertahanan Mekkah?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi, Turki, dan Pakistan menandatangani Pakta Pertahanan Bersama Mekkah yang bertujuan mengubah keseimbangan strategis di Timur Tengah. Pakta ini diluncurkan sehari setelah pengumuman, dengan Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif menyerukan pembentukan 'front militer bersatu' untuk melawan Israel, yang ia sebut sebagai ancaman bagi dunia Islam. Israel khawatir koalisi ini bisa berkembang menjadi organisasi militer dunia Islam yang terorganisir, sekaligus berusaha mempertahankan hubungan dengan Riyadh untuk mempercepat normalisasi dan mengamankan posisinya dalam struktur keamanan AS yang dipengaruhi Iran.
Laporan menunjukkan langkah Arab Saudi untuk mencari perlindungan tambahan dari Turki dan Pakistan—yang memiliki senjata nuklir—sebagai sinyal kelemahan pada kepercayaan AS sebagai jaminan keamanan. Washington diharuskan meninjau mengapa mitra utamanya merasa perlu struktur alternatif dan bagaimana mencegah pendekatan anti-Israel.
Israel juga digendorakan untuk berkomunikasi jernih dengan Riyadh sambil melanjutkan normalisasi. Meski rincian teknis seperti jenis bantuan militer belum diungkap, pakta didasarkan pada prinsip pencegahan dan solidaritas keamanan, sekaligus dibenarkan di bawah hak bela diri kolektif menurut Pasal 51 Piagam PBB. Beberapa pihak menilai inisiatif ini sebagai upaya memperkuat keamanan kolektif dan mengurangi ketergantungan pada jaminan asing.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 21.30
Israel Bocorkan Ancaman Pembunuhan Trump, CIA: Ah yang Bener?
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.35
AS Nekat Kirim Kapal Induk Baru ke Timteng, Alasannya di Luar Dugaan
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 13.16
2 Kapal Minyak UEA Diserang Saat Melintasi Selat Hormuz
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 10.44
Mulai Pekan Depan. AS Siapkan Isolasi Ekonomi Iran Lebih Keras dari Sebelumnya
Berita terkait
Pertemuan Rahasia Militer AS, Israel, Arab di Jerman Bahas Ancaman Iran
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 13.30
3 Alasan Negara-negara Arab Mulai Ketakutan dengan Permainan Ganda Iran dengan Proksinya
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 04.40
Netanyahu Mengancam akan Menyerang Iran saat Popularitasnya Merosot Jelang Pemilu
VOI · 7 September 2026 pukul 12.10
Amerika Kembali Bombardir Iran, Donald Trump Sebut demi Timur Tengah
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 17.47