Iran Tuntut DK PBB Bertindak Atas Serangan AS ke Pulau Larak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Iran menuntut Dewan Keamanan PBB bertindak setelah serangan AS ke Pulau Larak pada 30 Agustus 2026. Gholamhossein Darzi, Duta Besar Iran di PBB, menyatakan serangan itu sebagai tindakan agresi yang menewaskan dan melukai banyak pembela tanah air serta warga sipil, serta merusak properti. Iran menyebut serangan sebagai pelanggaran Pasal 2 ayat 4 Piagam PBB dan merespons dengan serangan defensif pada pangkalan AS di Yordania. Serangan Larak menjadi bagian dari konflik yang makin intens, dimulai dari serangan AS pada Februari 2026 yang menyertakan blokade angkatan laut dan tindakan paksaan yang dianggap setara terorisme ekonomi. Iran menuntut pertanggungjawaban atas semua pelanggaran hukum internasional dan meminta PBB segera menghentikan serangan serta memastikan keamanan maritim di Teluk Persia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.00
Iran Juga Serang Fasilitas Militer AS di Yordania
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.35
Iran Kembali Serang Pasukan AS di Yordania
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 11.27
AS-Iran Kembali Memanas, Yordania Cegat 8 Rudal di Wilayah Udaranya
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 10.48
AS Ancam Serang Iran Lagi, Trump: Lihat Saja Apa yang Terjadi
Berita terkait
Iran Siapkan Skenario Perang Masa Depan Melawan AS, Ini Detailnya!
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 16.52
Iran Bersumpah akan Lawan Tekanan Ekonomi AS
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 21.38
Mencekik Iran, AS Tercekik
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 05.00
Iran Ancam Negara yang Ikut Sanksi AS: Akan Kami Anggap Musuh
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 14.15