Iran Wanti-wanti Negara Teluk Tak Bantu Militer AS!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Angkatan Bersenjata Iran memperingatkan negara-negara di kawasan Teluk agar tidak memberikan dukungan militer kepada Amerika Serikat (AS) dalam konteks ketegangan yang sedang meningkat. Peringatan ini disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Ali Abdollahi, setelah Uni Emirat Arab (UEA) memutuskan menangguhkan hubungan ekonomi dengan Teheran menyusul tuduhan penembakan dua rudal balistik oleh Iran terhadap kapal-kapalnya di lepas pantai. Negara-negara Teluk, termasuk UEA, dikenal sebagai lokasi pemasangan besar-besaran instalasi militer AS. Abdollahi menyatakan bahwa segala bentuk bantuan atau fasilitas yang diberikan kepada militer AS akan dianggap sebagai keterlibatan bersama pasukan AS. Ia juga meragukan kemampuan negara-negara Teluk untuk menyembunyakan kehadiran pesawat militer AS, terutama pesawat pengisi bahan bakar, di pangkalan-pangkalan regional mereka. Konflik ini berkembang setelah serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari lalu, yang ditanggapi Iran dengan serangan rudal dan drone terhadap negara-negara Teluk yang diduga menampung aset militer AS. Iran membantah tuduhan penembakan rudal oleh UEA, dengan juru bicara Kementerian Luar Negeri menyatakan penolakan tegas terhadap klaim tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 15.37
Iran Murka, Negara Teluk Diperingatkan Tak Boleh Bantu Militer AS
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.16
Trump Ancam Sanksi Ekonomi Berat bagi Negara yang Bantu Iran
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 09.34
UEA Memutus Hubungan Ekonomi dengan Iran, Harga Minyak Mentah Naik 1,1%
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 09.27
Iran apresiasi tawaran Rusia fasilitasi dialog dengan negara Teluk
Berita terkait
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Pangkalan Militer di UEA dan Bahrain Akibat Serangan Iran
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 19.35
Pasukan AS diam-diam kawal kapal tanker minyak lintasi Selat Hormuz
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 08.53
Iran Ancam ke Negara Arab Teluk, Beri Ultimatum Keras Bila Lakukan Ini
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 06.10
3 Alasan UEA Berlakukan Embargo Perdagangan Tanpa Batas kepada Iran
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 05.15