UEA Memutus Hubungan Ekonomi dengan Iran, Harga Minyak Mentah Naik 1,1%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah naik ke level tertinggi dalam lebih dari tiga minggu terakhir, dipengaruhi oleh peningkatan konsumsi kilang AS dan ketegangan geopolitik antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Iran. UEA memutus semua hubungan ekonomi dengan Iran setelah menuduh serangan rudal balistik, sementara Presiden AS Donald Trump menegaskan tidak ada negosiasi damai dengan Teheran. Harga Brent Oktober naik 0,7% ke USD 91,62 per barel, dan WTI September naik 1,1% ke USD 85,83 per barel. Data pemerintah AS menunjukkan kilang berjalan mencapai titik tertinggi sejak September 2019, dipimpin Pantai Teluk, meski stok minyak mentah naik 4,4 juta barel minggu lalu. Persediaan distilat turun 1,5 juta barel, mencerminkan tekanan pasar yang berlanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 08.20
Harga Minyak Terbang Usai Menteri Keuangan AS Ancam Iran
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.31
Iran: Perang Ekonomi Total AS akan Jadi Senjata Makan Tuan
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.52
Iran Wanti-wanti Negara Teluk Tak Bantu Militer AS!
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 12.30
Harga Minyak Brent Tembus USD 92 per Barel, Dipicu Gejolak Pasokan dan Konflik Iran
Berita terkait
Harga Minyak Mentah Naik, Trump Bakal Tingkatkan Serangan ke Iran
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 08.07
Harga Minyak Mentah Dunia Menguat Tipis Usai AS Perketat Sanksi atas Iran
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 09.01
Iran Babak Belur Dibombardir Amerika & Israel, Rusia Hanya Beri Bantuan Diplomatik
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 13.11
AS Sanksi Industri Otomotif dan Kereta Iran
Liputan6.com · 3 Oktober 2026 pukul 11.15