Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

IRGC: Teknologi Canggih AS tak Mampu Lolos dari Pengawasan Iran di Selat Hormuz

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) berhasil menyita drone bawah laut canggih militer AS jenis Dive-LD di Selat Hormuz. Penemuan teknologi canggih ini menunjukkan bahwa sistem pengawasan ketat Iran berhasil menembus lapisan keamanan AS. Insiden terjadi di tengah konflik bersenjata antara AS-Israel dan Iran sejak 28 Februari 2026, dengan serangan susulan saling bertukar. Iran memperketat patroli di Selat Hormuz, sementara AS meningkatkan sanksi ekonomi. Konflik ini menyebabkan lonjapkan biaya energi AS hingga 100 miliar dolar dan harga solar rekor 5,90 dolar per galon. Harga minyak mentah Brent dan WTI naik 1,4% akibat ketegangan regional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait