ISI Yogyakarta Nonaktifkan Dosen Diduga Pelaku Kekerasan Seksual
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

ISI Yogyakarta menonaktifkan seorang dosen pada 21 September 2026 karena dugaan kekerasan seksual terhadap sejumlah mahasiswa. Keputusan ini diambil pimpinan kampus berdasarkan hasil pemeriksaan intensif oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) yang melibatkan korban, saksi, dan terlapor.
Proses penanganan dimulai sejak laporan tertulis diterima pada 20 Agustus 2026 dan selesai pada 10 September 2026. Pihak kampus berkomitmen mengedepankan perlindungan, pemulihan korban, serta menjamin kerahasiaan identitas pelapor agar terhindar dari intimidasi. ISI Yogyakarta menegaskan tidak menoleransi segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 17.16
Diduga Melakukan Kekerasan Seksual, Dosen ISI Yogyakarta Dinonaktifkan
kumparan · 22 September 2026 pukul 12.03
ISI Yogya Nonaktifkan Dosen Terkait Kasus Dugaan Kekerasan Seksual
Berita terkait
Gus Ipul Minta Seluruh Kepsek Perkuat SOP Sekolah Rakyat
Detik.com · 11 September 2026 pukul 20.38
Gus Ipul Minta Seluruh Kepsek Perkuat SOP Sekolah Rakyat
kumparan · 11 September 2026 pukul 20.24
Guru SMA di Jombang Dipolisikan Usai Diduga Perkosa Siswinya 13 Kali
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 02.30
Fraksi Golkar Terima Forum Rektor Muhammadiyah, Bahas RUU Pemilu-Sisdiknas
Detik.com · 22 September 2026 pukul 19.14