Israel Evakuasi Mendadak Putra Netanyahu dari AS, Klaim Bakal Dibunuh Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Putra sulung Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu, dievakuasi mendadak dari Amerika Serikat ke Israel setelah intelijen Israel mengklaim adanya ancaman pembunuhan dari Iran. Shin Bet, badan keamanan dalam negeri Israel, mendeteksi ancaman serius terhadap Yair pada Sabtu 29 Agustus 2026. Laporan Newsmax menyatakan bahwa Yair menjadi target rencana pembunuhan oleh Iran sejak Desember 2025 saat tinggal di Florida. Intelijen Israel kemudian memberi tahu otoritas AS dan memutuskan mengevakuasi Yair beserta tim pengamanannya. Yair diperintahkan meninggalkan lokasi tanpa barang pribadi dan langsung kembali ke Israel. Kehadirannya di AS selama beberapa tahun, terutama setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, menuai kritik publik di Israel terkait dugaan standar ganda dalam hal keamanan pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 06.16
Putra Netanyahu Dievakuasi dari Florida, Israel Khawatir Jadi Target Iran
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 07.10
Takut Dihabisi Iran, Shin Bet Evakuasi Putra PM Israel Benjamin Netanyahu
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 16.30
Negara-negara Arab Cari Model Pakta Pertahanan Baru yang Terbaik
Berita terkait
Menlu Iran: Kembali ke Jalur Diplomasi Bukan Hal Mustahil namun Bergantung pada AS
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 14.38
Trump Plinplan: Dulu Bilang 90% Mojtaba Khamenei Tewas, Sekarang Yakin Masih Hidup
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 10.33
Pimred Al-Wefaq: Iran Tidak Akan Menunggu Selesai Pemilu AS untuk Berperang
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 00.15
AS akan Pulihkan Jumlah Staf Diplomatik di Kedutaan-kedutaan Besar di Timur Tengah
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 10.26