Pimred Al-Wefaq: Iran Tidak Akan Menunggu Selesai Pemilu AS untuk Berperang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mokhtar Haddad, pemimpin redaksi surat kabar Iran Al-Wefaq, menyatakan bahwa Iran tidak akan menunggu selesainya pemilu AS untuk memulai kembali pertempuran. Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Haddad menjelaskan bahwa laporan media AS terkait pernyataan Menteri Luar Negeri AS mengenai tidak adanya serangan baru terhadap Iran mengungkapkan strategi Washington untuk mengelola kebuntuan hingga melewati pemilu paruh waktu sebelum melanjutkan aksi militer yang lebih luas. Menurutnya, Iran menolak menunggu hingga jadwal tersebut berlalu dan tidak akan tinggal diam hanya karena AS ingin melewati masa pemilu terlebih dahulu. Haddad menekankan bahwa Iran siap bertindak tanpa menunggu keputusan politik AS yang sedang berlangsung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.40
Terungkap Trump Nekat Perang Iran, Abaikan Warning dari Intelijen
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.13
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup, Syaratkan AS Penuhi Komitmen
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 07.42
Netanyahu Klaim Iran Berusaha Bunuh Anaknya di Tengah Perang dengan AS
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 15.38
Pakistan Mediasi Konflik Iran-AS, Dorong Revitalisasi MoU Islamabad
Berita terkait
AS akan Pulihkan Jumlah Staf Diplomatik di Kedutaan-kedutaan Besar di Timur Tengah
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 10.26
Presiden Iran: Kita di Posisi Kuat dan Bermartabat Akhiri Perang dengan AS
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.51
Trump Yakin Perang Lawan Iran Akan Segera Berakhir
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 17.53
AS Kehilangan Pegangan di Perang Iran, Trump Maju Kena-Mundur Kena
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 05.39