Italia Akan Larang Burqa di Sekolah, Batasi Jumlah Siswa Asing
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Italia di bawah Perdana Menteri Giorgia Meloni akan mengusulkan larangan penggunaan burqa dan niqab di sekolah-sekolah, serta menetapkan batas maksimal jumlah siswa asing dalam setiap kelas. Langkah ini disampaikan dalam pertemuan dengan sayap pemuda Partai Persaudaraan Italia dan sejalan dengan kampanye integrasi menjelang pemilu tahun depan. Meloni menekankan bahwa orang tua siswa asing yang kesulitan berintegrasi wajib mengikuti pelajaran bahasa Italia. Sebelumnya, Partai National Future (FN) yang berada di luar koalisi pemerintah juga mendukung seruan serupa. Meskipun belum ada undang-undang eksplisit melarang burqa, hukum dari 1975 melarang pakaian yang menghalangi identifikasi. Pada 2008, pengadilan mengizinkan penutup wajah untuk alasan keagamaan asalkan wajah ditunjukkan saat verifikasi. Partai Liga, anggota koalisi pemerintah, juga mengajukan rancangan undang-undang serupa ke Senat. Ketentuan batas jumlah siswa asing per kelas sudah ada sejak 2010, yaitu maksimal 30 persen, yang bisa disesuaikan berdasarkan kemampuan bahasa. Menurut ISTAT, siswa asing mencakup sedikit di bawah 12 persen dari total siswa di sekolah Italia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 13.28
Italia Akan Larang Burqa dan Niqab di Sekolah, Jumlah Siswa Asing Juga Dibatasi
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 14.42
Italia Godok Aturan Larang Burkak dan Hijab di Sekolah
Berita terkait
7 Negara yang Menawarkan Uang Tunai bagi Warga Asing yang Mau Jadi Penduduk Baru
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 17.35
Dalam 8 Bulan, Imigrasi Catat Ada 18,67 Juta Perlintasan Diproses lewat Autogate
kumparan · 21 September 2026 pukul 15.43
Agen ICE Tembak Pria Venezuela di Austin, Korban Sempat Dirawat
kumparan · 21 September 2026 pukul 15.40
Dapat Remisi, Mas Bechi, Terpidana Kasus Pencabulan Santriwati Bebas Lebih Awal
kumparan · 21 September 2026 pukul 13.57