Jaga Kedaulatan Mineral, Tata Kelola Emas Jadi Kunci Peningkatan Nilai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia memiliki cadangan emas besar dan menempati posisi keempat dunia. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat kebutuhan emas domestik 190-200 ton per tahun, namun pasokan dari jalur formal hanya 53,5-86,2 ton. Kesenjangan ini menunjukkan perlu perbaikan tata kelola emas. Direktorat Jenderal ESDM Tri Winarno menyatakan ada penjualan emas ilegal dan upaya memfasilitasi penambang liar melalui Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Sehorongnya, MIND ID berupaya memperkuat rantai pasok emas dari hulu hingga hilir untuk meningkatkan nilai tambah dan kedaulatan mineral nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 18.37
Presiden Prabowo Beri Apresiasi Khusus untuk Kinerja Pegadaian di Sidang Tahunan MPR 2026
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 17.15
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian, Laba Semester I 2026 Tembus Rp6,59 Triliun
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.33
Prabowo Ungkap Tata Kelola BUMN Sukses, Dividen Moncer 67%
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 12.45
ESDM Bongkar Alasan Pasokan Emas Lokal Seret
Berita terkait
Indef: Emas berperan strategis jadi instrumen diversifikasi cadangan
ANTARA News · 17 Agustus 2026 pukul 07.55
RI Benar-Benar Kaya Emas dari Sabang Sampai Merauke, Ini Datanya
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.55
Ini Kekuatan dan Kekayaan Ekosistem Emas RI
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.20
Venezuela Ngotot Akan Ambil 31 Ton Emas Miliknya yang Disandera Inggris
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 09.41