Jakarta Diselimuti Polusi, Pramono Minta Modifikasi Cuaca Segera Dilakukan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta modifikasi cuaca segera dilakukan jika kondisi awan mendukung, menyusul kondisi kemarau hampir tiga pekan dan polusi udara yang mengkhawatirkan. Pemprov DKI telah berulang kali mencoba melakukan modifikasi cuaca, namun belum berhasil karena ketiadaan awan yang memungkinkan. Pramono memerintahkan BPBD DKI bekerja sama dengan BMKG untuk segera melaksanakan modifikasi cuaca saat awan tersedia. Menurutnya, kondisi kering akibat fenomena El Nino diperkirakan berlangsung hingga akhir September, sekaligus memengaruhi kualitas udara. Pada Minggu 16 Agustus, kualitas udara di kawasan Menteng mencapai skor 121, masuk kategori tidak sehat. Langit Jakarta tampak diselimuti kabut tebal abu-abu akibat polusi, bukan kabut pegunungan. Pramono mengimbau masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum, yang menurutnya sudah cukup memadai dengan 15 golongan mendapatkan layanan gratis. Transjakarta juga ditargetkan beralih ke kendaraan listrik secara bertahap hingga 2029.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 11.38
Pramono Ungkap Kendala Modifikasi Cuaca Jakarta di Tengah Polusi Udara
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 09.12
Pramono Ungkap Modifikasi Cuaca untuk Tekan Polusi Terhambat Tak Ada Awan
Berita terkait
Pramono Targetkan 10 Ribu Bus Transjakarta Beralih ke Listrik pada 2030
kumparan · 27 September 2026 pukul 12.25
Antisipasi Kekeringan dan Polusi Udara, BPBD DKI-BMKG Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 18.59
Hujan Mendadak Guyur Jakarta, Pramono: Berkali-kali Saya Sampaikan...
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 06.05
Pramono Bicara Polusi Udara: Modifikasi Cuaca Terkendala, Damkar Akan Siram Air
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 13.43