Jakarta Menimbang Nasib Ganjil Genap Jl Hayam Wuruk-Gajah Mada
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemprov DKI Jakarta sedang mengkaji ulang penerapan kebijakan ganjil genap (gage) di Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, hingga kawasan Kota Tua. Gubernur Pramono Anung menyatakan keputusan mengenai kelanjutan kebijakan ini akan segera diambil setelah mempertimbangkan keluhan warga terkait dampak negatif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Evaluasi ini juga berkaitan dengan proyek pembangunan MRT yang ditargetkan rampung pada 2027. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menambahkan bahwa peninjauan kembali diperlukan karena kebijakan ini sudah berjalan selama 10 tahun. Fokus kajian meliputi efektivitas kelancaran lalu lintas serta relevansi rute jalan yang saat ini menerapkan sistem ganjil genap.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 4 Oktober 2026 pukul 20.40
Pramono Masih Kaji Rencana Aturan Ganjil Genap hingga Kota Tua
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 13.44
Gubernur Pramono Kaji Ganjil Genap di Jalan Gajah Mada hingga Kota Tua
CNN Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 10.26
Pramono Beber Kunci Jakarta Bisa Ungguli New York Atasi Kemacetan
Berita terkait
Pramono Segera Putuskan Penerapan Ganjil Genap di Jl Gajah Mada-Kota Tua
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 12.20
Bajaj Jakarta yang Kian Terpinggirkan
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 09.42
MRT Bakal Tembus 3 Provinsi, Pramono Targetkan Balaraja-Cikarang Groundbreaking Tahun Ini
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 19.40
Pengguna Diproyeksi Tembus 17.000 Orang, MRT Bangun Extended Concourse Bundaran HI
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 20.30