Pramono Masih Kaji Rencana Aturan Ganjil Genap hingga Kota Tua
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan masih menyelidiki kebijakan ganjil-genap (gage) di Jalan Gajah Mada, Hayam Wuruk, hingga Kota Tua. Keputusan ini diambil setelah mengkaji dampak kebijakan yang telah berjalan selama 10 tahun. Pramono menyebut penerapan gage terkait dengan proyek MRT fase 2 yang diproyeksikan selesai 2027. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin menambahkan evaluasi kebijakan tidak hanya dari sudut pandang lalu lintas, tetapi juga dampak pada aktivitas masyarakat dan perekonomian. Saat ini, gage berlaku di 26 ruas jalan utama Jakarta pada Senin-Jumat pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB. Aturan ini menggantikan kebijakan 3 in 1 yang tidak efektif sejak 2016.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 13.44
Gubernur Pramono Kaji Ganjil Genap di Jalan Gajah Mada hingga Kota Tua
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 12.20
Pramono Segera Putuskan Penerapan Ganjil Genap di Jl Gajah Mada-Kota Tua
Berita terkait
Ganjil Genap Dievaluasi Usai 10 Tahun, Kadishub DKI: Rute Perlu Dikaji
Detik.com · 30 September 2026 pukul 10.55
Pemprov DKI Bersiap Mengocok Ulang Aturan Ganjil Genap, Pramono Bilang Begini
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 15.25
Ganjil Genap Dikaji Ulang, Waka DPRD DKI Ingatkan Jangan Langsung Direlaksasi
Detik.com · 28 September 2026 pukul 07.53
Dishub Jelaskan Efektivitas Ganjil Genap Atasi Macet Jakarta
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 22.04