Jangan Sepelekan Bisingnya Pengeras Suara, Dokter Beberkan Dampak Buruk bagi Sistem Saraf
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dokter spesialis neurologi RSPAD Gatot Soebroto, Brigjen TNI (Purn) dr. Sholihul Muhibbi, menyatakan paparan rangsangan suara berlebihan dapat memicu stres tubah melalui sistem saraf autonom, mengganggu denyut jantung dan hormon kortisel. Kerusakan saraf pendengaran akibat kebisingan intensif biasanya dimulai pada frekuensi tinggi, kemudian menyebar ke frekuensi sedang dan rendah, mengganggu aktivitas bicara sehari-hari. Mendagri Tito Karnavian mengangguk, pemerintah sedang mengkaji batas desibel untuk pengeras suara di masyarakat dan akan menetapkan regulasi melalui peraturan resmi maupun peraturan menteri. Fenomena sound horeg yang marak di Jawa Timur mengundang kritik, bahkan menyebabkan tiga warga meninggal. Satpol PP Jawa Timur serta Eka Widodo Komisi II DPR mendesak larangan nasional sound horeg.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 September 2026 pukul 17.59
Mendagri Buka Peluang Bikin Aturan soal Sound Horeg, Bakal Batasi Desibel
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 17.01
Pemerintah Kaji Aturan Khusus Pembatasan Sound Horeg
kumparan · 15 September 2026 pukul 16.57
Mendagri Soroti Sound Horeg Makan Korban, Buka Kans Buat Aturan Tingkat Menteri
kumparan · 16 September 2026 pukul 23.09
BGN Perkuat Regulasi MBG, 4 Aturan Turunan Perpres soal Tata Kelola Disiapkan
Berita terkait
Tito Siapkan Aturan untuk Sound Horeg
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.40
Genjot Investasi Masuk Bali, Pemerintah Beri Izin Dokter Asing di Rumah Sakit
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 21.22
Mendagri Tito Turun Tangan soal Kisruh Sound Horeg
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.21
BNN Usul Larangan Total Peredaran Vape demi Antisipasi Narkotika Cair
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 23.03