Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Jangan Sepelekan Kurang Tidur! Studi Ungkap Perubahan Emosi dan Perilaku Ini Sering tak Disadari

Studi kesehatan terbaru mengungkapkan bahwa kurang tidur tidak hanya menyebabkan rasa lelah, tetapi juga mengubah suasana hati, tingkat kesabaran, dan pola makan seseorang. Otak yang kelelahan akibat kurang istirahat memengaruhi cara seseorang merespons interaksi sosial dan mengelola stres sehari-hari. Para ahli menyarankan langkah praktis untuk mengembalikan kualitas tidur, seperti menjaga jadwal tidur dan bangun yang konsisten, menciptakan waktu relaksasi sebelum tidur tanpa paparan layar ponsel, dan membatasi konsumsi kafein enam jam sebelum istirahat. Dengan tidur yang cukup, tubuh dan pikiran dapat berfungsi optimal dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Selain itu, riset menunjukkan bahwa hobi sederhana mampu meredakan stres, kecemasan, dan depresi. Beberapa kebiasaan sederhana berdurasi 30 detik juga dapat membuat pikiran kembali tenang dan fokus. Studi terbaru juga mengungkapkan bahwa Gen Z mengalami penuaan biologis yang lebih cepat akibat makanan ultra-proses, gaya hidup sedenter, dan epidemi kesepian. Olahraga selama 20 menit diketahui setara dengan tidur siang 90 menit untuk memulihkan daya ingat.

Untuk mencegah stroke, pakar saraf menyarankan menghindari lima hal setelah jam 5 sore demi menjaga pembuluh darah. Riset juga membuktikan bahwa menambah 10 menit tidur dan 5 menit gerak harian dapat mengurangi risiko serangan jantung.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait