Jangan Tunggu Sakit, Pemerintah Perkuat Deteksi dan Layanan Kesehatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 10 Februari 2025 untuk menggeser fokus pelayanan kesehatan dari pengobatan ke pencegahan dan deteksi dini. Program ini telah menjangkau 38 provinsi melalui 10.588 fasilitas kesehatan, dengan 70 juri 73 juta masyarakat yang mendaftar telah menjalani pemeriksi kesehatan. CKG dilengkapi dengan tindak lanjut berupa edukasi, pengobatan gratis, dan rujukan ke fasilitas kesehatan. Tujuannya adalah meningkatkan usia harapan hidup dari 72 ke 76 tahun. Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, sekitar 75% kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit tidak menular seperti strok, penyakit jantung, kanker, dan gagal ginjal. Penyakit kardiovaskular merenggut hampir 800.000 jiwa setiap tahun. Deteksi dini melalui pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol penting untuk mencegah komplikasi berat.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, pemerintah juga memperkuat penanganan tuberkulosis (TB). Indonesia menempati peringkat kedua di dunia dengan beban TB tertinggi setelah India, dengan sekitar 1.080.000 kasus baru dan 126.000 kematian setiap tahun. Pemerintah memperluas skrining TB dengan mengada sekitar 10.000 alat rontgen dan perangkat PCR portabel hingga tingkat puskesmas. TB dapat disembuhkan jika ditemukan lebih awal dan diobati dengan tepat, sehingga penting untuk menemukan sebanyak mungkin kasus agar pengobatan dapat segera dilakukan.
Pemerintah juga memperkuat akses pelayanan dengan membangun 12 rumah sakit baru pada 2026, dilanjutkan dengan 20 rumah sakit tambahan. Rumah sakit-rumah ini akan dilengkapi dengan peralatan medis modern seperti CT scan, mamografi, cath lab, dan fasilitas pemeriksaan kanker. Prioritas pembangunan ditujukan untuk wilayah yang masih kekurangan layanan kesehatan spesialistik, agar masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke kota besar untuk memperoleh pelayanan medis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 12.11
Deteksi Dini Jadi Kunci, CKG Diperkuat untuk Tekan Kematian akibat Penyakit Tidak Menular
Berita terkait
Istana Soal Wacana Dokter Terbang: Penanganan Lebih Cepat di Daerah Terpencil
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 14.02
Ibu-Ibu Meninggal karena Tempuh Perjalanan 9 Jam saat Melahirkan, Prabowo Siapkan Ambulans Udara
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 18.44
Bamsoet Dorong Medical Check-Up Berbasis Teknologi dan Deteksi Dini di RI
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 18.51
Dinkes Jatim: Banyak Kasus HIV Ditemukan di Sidoarjo Bukan Tanda Darurat
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 17.02