Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Tak Cuma Kesehatan, Wamendagri Sebut Penanganan TB untuk Jaga Produktivitas

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menekankan bahwa penanggulangan tuberkulosis (TB) tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada produktivitas masyarakat dan ketahanan ekonomi keluarga. Penanganan TB yang efektif dapat mencegah hilangnya waktu kerja produktif yang berpotensi menurunkan kesejahteraan rumah tangga. Hal ini disampaikan dalam kunjungan kerja akselerasi eliminasi TB di RSUD dr. Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Selasa (22/9/2026). Menurutnya, durasi pengobatan TB yang berlangsung tiga hingga enam bulan dapat memengaruhi produktivitas pasien, terutama jika kondisi tersebut memaksa kepala keluarga untuk berhenti bekerja dan berdampak pada ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, penanganan TB secara terpadu di tingkat daerah diharapkan dapat menjaga produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah perlu memanfaatkan anggaran penanganan TB secara efektif, khususnya untuk mengoptimalkan penemuan kasus secara aktif dan memperluas cakupan Kelurahan Siaga TB. Sejauh ini, cakupan Kelurahan Siaga TB di Kota Tasikmalaya hanya mencapai 49 persen atau setara dengan 34 kelurahan, dan Wiyagus mendorong peningkatan hingga menjangkau seluruh kelurahan. Upaya ini juga diharapkan berkontribusi pada penguatan perekonomian daerah dan pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Dengan penanganan yang baik, diharapkan perekonomian keluarga, kota, provinsi, bahkan nasional dapat meningkat secara signifikan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait