Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jangka Panjang, Pemerintah Akan Perkuat Eksplorasi dan Riset LTJ

Pemerintah akan memperkuat eksplorasi basis data sumber daya dan riset sebagai strategi jangka panjang pengelolaan Logam Tanah Jarang (LTJ). Hal ini disampaikan Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta, Senin (3/8/2026). Upaya mencakup peningkatan kapasitas tenaga ahli, pengelolaan dampak lingkungan, dan investasi teknologi pemisahan serta pemurnian. Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menekankan penguasaan teknologi industri hilir penting agar Indonesia dapat membangun rantai industri di dalam negeri. Kedaulatan riset dan data menjadi kunci untuk menangkap nilai tambah komoditas LTJ secara berkelanjutan. Pengembangan teknologi diharapkan menjawab tantangan pemisahan mineral ikutan yang terkandung dalam produk pertambangan seperti nikel, timah, dan tembaga. Dengan teknologi mumpuni, Indonesia tidak lagi bergantung pada ekspor bahan mentah, tetapi mampu mengolahnya menjadi produk turunan secara mandiri. Dudung menegaskan KSP akan mengawal koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk menjaga keseimbangan antara kepastian hukum dan pengawasan. Sambil menyiapkan strategi jangka panjang, pemerintah memastikan koordinasi lintas kementerian berjalan untuk memberi kepastian hukum bagi pelaku usaha. Harmonisasi regulasi dipercepat guna menetapkan parameter teknis dan metode pengujian laboratorium yang dapat dipertanggungjawabkan dalam proses ekspor mineral. Pengawasan dan penegakan hukum tetap berjalan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait