Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

Jasad ABK Kapal Bawa 5 Jurnalis Dikenali Lewat DNA, Dipulangkan Besok

Jasad Surakman (60), anak buah kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang membawa lima jurnalis di Selat Sunda, berhasil diidentifikasi melalui pemeriksaan DNA oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri. Mayat tersebut ditemukan pada Sabtu (12/9) di wilayah Pulau Enggano, Bengkulu Utara, dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Bengkulu untuk proses identifikasi. Pencocokan data antemortem dari keluarga dengan data postmortem jenazah dilakukan menggunakan sidik jari, gigi, dan DNA, yang akhirnya memastikan identitas Surakman secara genetik.

Polisi berencana memulangkan jenazah Surakman pada Kamis (24/9) dari Kabid Dokkes Bengkulu menuju Bandara Soekarno Hatta, dengan sambutan gubernur, Basarnas, dan tim terpadu. Operasi pencarian dan penyelamat (SAR) terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau telah resmi dihentikan pada Kamisi (17/9) setelah 10 hari pencarian melibatkan Basarnas Banten, Lampung, hingga Bengkulu tanpa menemukan tanda-tanda kapal cepat Arupadhatu 1 atau delapan penumpangnya.

Setelah operasi SAR ditutup, keluarga jurnalis dan awak kapal melaksanakan tabur bunga di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau pada Jumat (18/9). Kapal tersebut hilang kontak pada Senin (7/9) setelah berangkat dari dermaga di Carita, Pandeglang, untuk mendokumentasikan erupsi Gunung Anak Krakatau. Tiga awak kapal yang hilang adalah Warta (55) sebagai kapten, Surakman (60) sebagai ABK, dan Heriyanto (49) sebagai guide, sementara lima jurnalis foto yang ada adalah Bagus (Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro (iNews.id), Firman (Anadolu Agency), dan Donal (jurnalis lepas).

Diberitakan juga oleh


Berita terkait