Jejak Naskah Proklamasi Tulisan Bung Karno Nyaris Masuk Tong Sampah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5315942/original/031533700_1755180670-WhatsApp_Image_2025-08-14_at_20.48.28.jpeg)
Naskah Proklamasi Indonesia disusun pada 16 Agustus 1945 di rumah Laksamana Tadashi Maeda oleh Soekarno, Mohammad Hatta, dan Ahmad Soebardjo. Setelah konsep tulisan tangan Soekarno selesai, Sayuti Melik mengetik ulang naskah tersebut dengan beberapa perubahan ejaan dan frasa sebelum akhirnya ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta atas nama bangsa Indonesia.
Pasca pengetikan, naskah asli tulisan tangan Soekarno sempat terabaikan di atas meja hingga Sayuti Melik mengira dokumen tersebut telah hilang atau terbuang ke tempat sampah. Namun, wartawan muda BM Diah menyadari nilai sejarah kertas tersebut dan menyelamatkannya dengan menyimpannya di dalam saku, sehingga dokumen penting ini tetap terjaga untuk dokumentasi masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 18.07
Fadli Zon Jelaskan Rekaman Proklamasi Sukarno Direkam Tahun 1951: Bukan Hari H
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 15.35
Anak Sayuti Melik Diundang Prabowo Jadi Tamu Kehormatan di Upacara HUT RI
Berita terkait
Megawati Minta Sejarah Bung Karno Diluruskan
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.54
Sosok Berkerudung di Foto Proklamasi, Siapa Dia?
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 08.03
Dilema Laksamana Maeda di Malam 17 Agustus
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 12.20
Presiden Prabowo Ungkap Jejak Bung Karno di Stasiun Semarang Tawang
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 19.50