Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sebelum Jadi Presiden, Bung Karno Pernah Ditawari Jepang Jadi Raja

Menjelang kemerdekaan Indonesia, Soekarno pernah ditawari posisi sebagai raja Indonesia oleh Jepang. Tawaran itu disampaikan pada Maret 1945 saat Soekarno dan Mohammad Hatta terbang ke Makassar menghadiri pertemuan rahasia dengan pembesar tentara Jepang yang sedang membahas masa depan Indonesia pasca-Perang Dunia II. Soekarno menolak tegas, karena sejak awal ia telah berkomitmen pada gagasan republik, bukan kerajaan. "Aku telah berjanji kami tidak menghendaki sebuah kerajaan," ujarnya dalam biografi Penyambung Lidah Rakyat karya Cindy Adams.

Penawaran itu muncul ketika Jepang semakin terdesak secara militer, terutama setelah jatuhnya Pulau Saipan ke tangan Amerika Serikat pada Juli 1944. Jepang berusaha melunak dan berjanji akan segera menentukan waktu pemberian kemerdekaan, meski janji itu tidak pernah ditepati. Indonesia akhirnya memproklamasikan kemerdekaannya sendiri pada 17 Agustus 1945, dengan Soekarno sebagai presiden pertama.

Penyebaran berita kemerdekaan ke berbagai daerah tidak berjalan mulus. Di Sumatera, sejumlah radio berhenti siaran sejak 15 Agustus 1945 sehingga warga terisolasi. Tokoh-tokoh seperti Ahmad Basya di Bukittinggi berusaha menyebarkan teks Proklamasi dengan menempelkannya di tempat-tempat umum. Dukungan resmi Sumatera baru disampaikan pada 29 Agustus 1945, menunjukkan bahwa penerimaan gagasan republik di berbagai daerah masih memerlukan waktu dan perjuangan panjang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait