Jejak Pengereman KA Anggrek Sebelum Tabrak KRL dalam Laporan KNKT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkapkan jejak pengereman yang dilakukan masinis KA Anggrek sebelum menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 pukul 20.52 WIB. Kecelakaan ini menyebabkan 16 orang tewas dan 107 orang luka. KNKT menyatakan bahwa masinis melakukan pengereman bertahap, mulai dari service brake hingga emergency brake, setelah menerima informasi tentang kecelakaan di dekat stasiun tersebut. Fase service brake berlangsung selama 37 detik, diikuti oleh emergency brake selama 25 detik. KNKT menemukan bahwa masinis baru menerima informasi tentang kecelakaan pada pukul 20.51, sehingga pengereman dilakukan terlalu dekat dengan titik tabrakan. Selain itu, masinis belum pernah mendapatkan pelatihan terkait skenario pengereman darurat. KNKT juga menghitung bahwa KA Anggrek membutuhkan jarak pengeraman sekitar 1.429 meter dari kecepatan 108 km/jam untuk berhenti dengan aman, namun informasi yang diterima masinis terlambat.
Bagikan
Berita terkait
Kejagung Limpahkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana ke Kejari Jakpus, Segera Jalani Sidang
JawaPos · 29 September 2026 pukul 17.45
STNK Digital kini Hadir, Ini Cara Bikin STNK dan SIM Digital Lewat HP
JawaPos · 29 September 2026 pukul 17.45
Negara Rugi Rp 10 Triliun Akibat Ulah Eks Kepala BGN Dadan Hindayana di Kasus Korupsi MBG
JawaPos · 29 September 2026 pukul 17.45
Foto: Anak Gajah Sumatera Kembali Lahir di Taman Nasional Tesso Nilo
kumparan · 29 September 2026 pukul 17.44