Jelang Muktamar ke-35 NU, Desakan Kepemimpinan Independen dan Berintegritas Menguat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) pada 27–30 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Tambakberas, Jawa Timur, tokoh dan aktivis NU mendesak terpilihnya kepemimpinan PBNU yang independen, berintegritas, dan terbebas dari benturan kepentingan politik praktis. Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Taufik Damas menegaskan perlunya jarak ideal antara kepemimpinan NU dengan lingkaran kekuasaan agar advokasi bagi masyarakat akar rumput—petani, nelayan, pedagang kecil—tetap optimal. Berdasarkan survei Alvara Research Center akhir 2025, potensi warga Nahdliyin mencapai 140 juta jiwa; angka ini tidak boleh dijadikan alat tawar politik untuk mengejar jabatan struktural. Taufik menegaskan NU tidak boleh menjadi juru bicara presiden dan kedekatan dengan penguasa harus dibatasi, sambil tetap berpolitik dalam kerangka high politics berbasis moralitas dan etika kebangsaan. Ia juga mendukung larangan rangkap jabatan bagi pengurus harian inti seperti Rais Aam, Ketua Umum, Sekjen, dan Katib Aam. Aktivis Muda NU Hatim Gazali memperingatkan bahwa keterlibatan dalam kalkulasi politik kekuasaan akan membelenggu daya kritis organisasi terhadap kebijakan publik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.17
Pidato Prabowo Dinilai Bangun Optimisme, Surya Paloh: Jangan Cuma Jadi Wacana
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 14.04
Di Sidang Tahunan 2026, Puan Tampak Anggun Kenakan Kebaya Brokat Hijau Olive
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.50
Simbol Kepemimpinan Modern, Wapres Gibran Kenakan Jas Tree Hole Bottom di Sidang Tahunan MPR 2026
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 11.30
21 Bulan Berkuasa, Prabowo Blak-blakan: Belum Semua Janji Terpenuhi
Berita terkait
NU Baru: Di Antara Agama, Umat, dan Kekuasaan
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 09.42
Belajar Memimpin Perubahan, Memenangi Masa Depan
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 00.15
Gus Ipul Tegaskan Hasil Muktamar Ke-35 NU Sah dan Transparan
Detik.com · 3 September 2026 pukul 17.58
Isu Duet Gus Kikin dan Kiai Miftachul Akhyar Paket Istana, Gus Ipul: Tak Ada Intervensi Muktamar NU
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 20.39