Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jelang Pertemuan Trump-Xi Jinping, AS Bidik Tarif 7,5% atas Produk China

Amerika Serikat mempertimbangkan pengenaan tarif sebesar 7,5% terhadap produk-produk China atas tuduhan kelebihan kapasitas manufaktur. Langkah ini diusulkan menjelang pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping yang dijadwalkan berlangsung pada September 2025. Jika diterapkan, tarif ini akan menjadi bagian dari kebijakan proteksionisme perdagangan pemerintahan Trump, yang sebelumnya pernah mencapai kisaran 20% sesuai batas yang disepakati Beijing dalam gencatan perdagangan sebelumnya. Namun, Gedung Putih menegaskan bahwa laporan mengenai rencana tarif tersebut masih bersifat spekulatif dan belum ada keputusan resmi yang diambil. Kementerian Perdagangan AS dan Kementerian Perdagangan China belum memberikan komentar resmi terkait rencana ini.

Tarif yang diusulkan belum dalam kondisi final dan masih dapat mengalami perubahan. Salah satu opsi yang sedang dipertimbulkan adalah penerapan tarif pada tingkat yang lebih tinggi, tetapi dengan penangguhan sebagian tarif sehingga tingkat efektif yang dibayarkan tetap berada di angka 7,5%. Durasi penangguhan ini mas masih dalam tahap pembahasan. AS dan China juga sedang bernegosiasi perpanjangan pakta perdagangan yang menetapkan gencatan dagang selama satu tahun, yang sebelumnya berakhir pada 10 November. Kesepakatan ini diharapkan dapat mencegah eskalasi konflik dagang yang lebih lanjut.

Pada Maret 2025, pemerintahan Trump memulai penyelidikan terhadap lebih dari sekian banyak mitra dagang utama, termasuk China, berdasarkan Section 301 Trade Act 1974 terkait persoalan kelebihan kapasitas produksi. Penyelidikan ini diharapkan dapat selesai sebelum pertemuan Trump dan Xi Jinping di Washington pada 24 September. Menurut Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer, penyelidikan terkait kelebihan kapasitas membutuhkan lebih banyak waktu dibandingkan penyelidikan terkait penggunaan tenaga kerja karena kompleksitasnya yang lebih tinggi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait