Jepang Akhiri Misi Karhutla di Kalbar, Tarik Pulang Pasukan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pertahanan Jepang mengakhiri misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat setelah dua minggu beroperasi. Operasi ini dimulai pada 16 September 2026 dengan penerbangan helikopter CH-47 Chinook yang dimodifikasi untuk water bombing di Pontianak dan Kabupaten Ketapang. Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa kontribusi pasukan Jepang berhasil mencegah penyebaran kebakaran, sehingga penanganan lanjutan dapat dilanjutkan oleh pihak Indonesia. Akhirnya, Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan bahwa misi akan diakhiri dan pasukan akan kembali ke Jepang setelah persiapan selesai. Dalam misi kemanusiaan ini, Jepang mengerahkan lebih dari 300 personel, tiga helikopter Chinook, dan dua hovercraft yang dibawa oleh kapal angkut JS Kunisaki.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 08.52
Karhutla di 6 Provinsi Turun, BNPB Catat Sisa Lahan Terbakar 96,07 Hektare
Detik.com · 30 September 2026 pukul 05.33
BNPB: Karhutla Seluas 96,07 Hektare Belum Padam
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 00.26
Kementerian Lingkungan Hidup Segel 57 Perusahaan Penyebab Kebakaran Hutan
JawaPos · 29 September 2026 pukul 17.15
Terlibat Karhutla di 34.636 Hektare, Kementerian Lingkungan Hidup Segel 57 Perusahaan
Berita terkait
Heli Chinook Militer Jepang Mulai Padamkan Karhutla di Kalbar
kumparan · 17 September 2026 pukul 14.41
Helikopter Jepang Belum Optimal Padamkan Karhutla Kalbar karena Jarak Pandang
Detik.com · 16 September 2026 pukul 11.18
Kapal Jepang Bawa 3 Heli Chinook Tiba di Kalbar, Bantu Penanganan Karhutla
kumparan · 9 September 2026 pukul 15.37
Kapal Jepang Geser ke Ketapang, Heli Chinook Siap Padamkan Karhutla
kumparan · 22 September 2026 pukul 08.38